Jumat, 02 September 2016

Reshuffle Di Bank Sentral Australia: Philip Lowe Dan Guy Debelle

Bank Sentral Australia (RBA) memasuki masa transisi penting di bulan September 2016 ini. Berakhirnya masa jabatan Glenn Stevens sebagai orang nomor satu di RBA setelah mengabdi selama satu dekade, akhirnya siap digantikan oleh DR. Philip Lowe,yang sebelumnya menjabat sebagai Deputi Gubernur RBA sejak tahun 2012. Menteri Keuangan Australia, Scott Morrison, telah mengumumkan secara resmi di parlemen pada bulan Mei 2016 lalu, bahwa Philip Lowe akan mengambil alih kursi Gubernur RBA 2016 untuk masa jabatan awal tujuh tahun.

Gubernur Baru RBA: DR. Philip Lowe

philip-lowe
"DR. Lowe telah memiliki pengalaman dan pengetahuan yang mumpuni untuk menjabat sebagai gubernur, terutama setelah mengabdi (dalam berbagai bidang di bank sentral) sebagai Deputi Gubernur RBA sejak awal tahun 2012, mengepalai sejumlah departemen analisis, dan menerbitkan banyak isu yang relevan dalam operasi kebijakan moneter selama tiga tahun karirnya di RBA," kata Morisson. belajar bermain forex
"DR. Lowe juga pernah mengepalai Institusi Finansial dan Divisi Infrastruktur di Bank for International Settlements (2000 – 2002), dimana kala itu, beliau memiliki wewenang yang penting dalam pengaturan stabilitas finansial bank sentral di tengah kondisi inflasi rendah." Morisson menambahkan, Dr. Lowe telah dikenal baik dalam lingkup komunitas perbankan sentral, pasar finansial, dan komunitas-komunitas bisnis di Australia. edukasi forex

Detik-Detik NFP, JP Morgan: Gerak Dolar Terbatas

Dolar AS diperdagangkan beragam terhadap Yen dan Euro di sesi perdagangan Eropa Jumat (02/September) sore hari ini, masih dengan mata para investor yang terpaku pada rilis data Non Farm Payroll (NFP) AS malam ini. USD/JPY naik sekitar 0.35 persen di angka 103.63, lebih tinggi dibandingkan dengan 103.23 yang tercapai pada sesi perdagangan New York malam tadi. Di sisi lain, EUR/USD menurun sekitar 0.13%, diperdagangkan pada posisi 1.1180 saat berita ini ditulis.
dolar_as

Para investor tampak enggan mengambil posisi baru sebelum rilis NFP AS malam nanti. Berbagai analisis dari para ekonom dan lembaga-lembaga finansial ternama pun bermunculan menantikan rilis yang menjadi salah satu faktor penentu kenaikan tingkat suku bunga The Fed tersebut. belajar forex pemula

Non Farm Payroll AS Dibawah Estimasi, Greenback Bergerak Liar

Berita fundamental hari jumat (2/9) datang dari laporan pertumbuhan lapangan kerja AS bulan Agustus yang mengecewakan pelaku pasar. Greenback langsung melanjutkan pelemahannya terhadap berbagai major currency pada menit menit awal rilis NFP seperti yang terpantau pada sesi New York malam ini.

Data Non Farm Payroll selama Agustus yang dirilis oleh Departemen Tenaga Kerja AS melambat dengan hanya mencatatkan pertumbuhan sebanyak 151k dimana berada dibawah estimasi ekonom melalui jajak pendapat Reuters yang memprediksikan NFP akan turun ke angka 180k. Sementara itu pertumbuhan lapangan kerja bulan Juli lalu direvisi naik dari 255k menjadi 275k.

Pasca rilis data NFP yang cukup mengecewakan tersebut, dollar AS langsung kehilangan tenaga versus berbagai major currency. Greenback seolah gagal memangkas pelemahannya yang sudah terjadi sejak hari kamis lalu setelah laporan Manufacturing PMI AS yang berkontraksi berada di teritory kontraksi terburuk sejak bulan februari 2016 lalu. belajar trading forex untuk pemula

Harga Emas Turun Tipis

Financeroll – Emas di perdagangan Jumat siang terpantau turun tipis, meskipun pada sesi sebelumnya tampak naik. Jumat (2/9).
Divisi Comex New York Merchanitl Exchange, spot emas untuk pengiriman Desember turun -0.09% di level $1.315.95 troy ons. Emas jatuh ke titik terendah dalam waktu dua bulan pada sesi sebelumnya, dipicu dari pelemahan data manufaktur AS. belajar trading forex

Menurut fed rate monitor, kenaikan suku bunga di level 24% pada bulan September. Nanti malam data nonfarm payrolls merupakan data yang ditunggu oleh para investor, hal tersebut dimaksudkan duna melihat jika ekonomi kuat cukup untuk menahan laju kenaikan dalam beberapa minggu mendatang.

Proyeksi menunjukkan pertumbuhan pekerjaan 180.000 pada bulan Agustus, mengikuti peningkatan 255,000 di bulan sebelumnya. Laporan Nonfarm payrolls yang kuat akan memperkuat pandangan bahwa kenaikan tingkat US pada bulan September mungkin terjadi, setelah sebelumnya sinyal hawkish dari pejabat Fed dalam beberapa hari ini membuat spekulasi pasar semakin hidup.

Pada perdagangan Comex lainnya, spot perak naik 0.05% di level 18.953 troy ons, dan tembaga naik 0.58% di level $2.091 troy pound.

Jumat Siang, Rupiah Bertahan Di Posisi Rp 13.260/USD

Financeroll – Pergerakan nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Jumat (2/9)  pagi hingga siang, belum bergerak atau stagnan di posisi Rp 13.260 per dolar  AS.  Inflasi yang rendah cukup berhasil memicu penguatan surat utang negara (SUN) sehingga rupiah bergerak stabil di tengah penguatan dolar AS terhadap mayoritas mata uang di kawasan Asia akibat buruknya data ekonomi Tiongkok Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pada Agustus 2016 terjadi deflasi 0,02%.

Inflasi tahun kalender mencapai 1,74% (year to date/ytd). Sedangkan tingkat inflasi tahun ke tahun (Agustus 2016 terhadap Agustus 2015) sebesar 2,79%.  Inflasi yang menurun akan meningkatkan harapan pemangkasan Bank Indonesia  (BI) 7-Day Repo Rate. Kondisi itu membuka peluang bagi nilai tukar rupiah untuk bergerak menguat. edukasi forex

Sebagai informasi, periode Agustus yang mencatatkan deflasi itu mendorong harapan target inflasi 2016 ini akan tercapai. Bank Indonesia (BI) menargetkan inflasi 4% dengan plus minus 1%.

Dari dalam negeri sentimennya cukup positif. Namun, maraknya sentimen kenaikan suku bunga acuan bank sentral Amerika Serikat (Fed fund rate) pada September nanti masih membayangi laju mata uang domestik.
Sementara itu, Gubernur Bank Indonesia (BI) Agus Martowardojo melihat, konsensus berbagai lembaga keuangan telah merevisi outlook pertumbuhan ekonomi global menjadi 3,1% pada 2016 dan 3,3% pada 2017. Ini akan berdampak pada proyeksi pertumbuhan ekonomi domestik, ditambah lagi ada penghematan belanja pemerintah pada semester II-2016 yang berpotensi menahan laju pertumbuhan.
 
Sepanjang  tahun 2016, pertumbuhan ekonomi diproyeksikan di kisaran 4,9-5,3%. Kami estimasi pada kuartal III-2016 kira-kira sebesar 5,14% dan kuartal IV-2016 sedikit lebih rendah dari 5%. Jadi, all over one year 5,04%.  Hingga pertengahan Agustus 2016, capital inflow mencapai Rp 162 triliun, lebih tinggi dari periode yang sama tahun lalu yang Rp 43 triliun. Alhasil, rupiah secara year to date juga terapresiasi 3,9% ke level Rp 13.268 per dolar AS.

Kamis, 01 September 2016

Dollar AS Diperkirakan Tak Menguat Pesat Meski NFP Apik

Dolar AS terombang-ambing terhadap Euro dan Yen di hari Kamis (01/September) menjelang siang ini namun dengan arah naik menjelang laporan NFP AS pada hari Jumat besok yang diperkirakan dapat mempertajam ekspektasi kenaikan suku bunga The Fed dalam waktu dekat.

dolar_as

Di awal pekan ini, mata uang AS sempat mengukir perolehan yang signifikan terhadap mata uang-uang mayor lainnya karena komentar dari Ketua The Fed, Janet Yellen, di Wyoming, dianggap mendukung kenaikan tingkat suku bunga dalam waktu dekat. edukasi forex

Emas Terpantau Lemah

Financeroll – Harga emas Comex terpantau melemah ke level terendah dalam sekitar dua bulan pada perdagangan jelang malam ini, Kamis, menjelang rilis laporan nonfarm payroll AS yang dapat memberi petunjuk periode kenaikan suku bunga oleh The Fed. Harga emas Comex kontrak Desember hari ini dibuka naik tipis 0,02% atau 0,30 poin di posisi US$1.311,70 per ounce dan melemah 0,17% atau 2,20 poin ke $1.309,20 per ounce sore ini. cara belajar forex dengan cepat

“Dengan meningkatnya sentimen data payroll AS yang akan dirilis esok hari, kita melihat pengetatan kisaran (untuk emas) dan condong menurun seiring potensi kenaikan suku bunga pada September,” ujar Sam Laughlin, pedagang logam mulia MKS PAMP Group, seperti dilansir reuters hari ini. Menurut Kepala Analis Shandong Gold Group Jiang Shu, segi teknis menunjukkan bahwa harga emas dan perak membutuhkan koreksi untuk meraih rebound. Namun, rilis data kepegawaian pada esok hari akan sangat penting. “Jika data kepegawaian bagus, emas akan jatuh ke kisaran US$1.260-US$1.270 di saat pasar mengharapkan kenaikan suku bunga pada September,” katanya Jiang Shu.

Seperti diketahui, pergerakan emas sangat sensitif terhadap kenaikan suku bunga AS yang cenderung meningkatkan opportunity cost logam mulia yang tidak berimbal hasil serta mendorong pergerakan dolar yang dapat menyebabkan nilai pembelian lebih mahal bagi para pengguna yang membayar dalam mata uang lainnya. Bloomberg Dollar Index yang melacak pergerakan dolar AS terhadap sejumlah mata uang utama terpantau berbalik naik 0,02% atau 0,022 poin ke 96,044 pada pukul 15.34 WIB setelah dibuka turun tipis 0,03% di level 95,997. Spekulasi tentang langkah The Fed selanjutnya telah membantu pulihnya dolar serta menumpulkan data tarik emas. Berbanding terbalik dengan emas, harga perak kontrak Desember naik tipis 0,07% atau 0,013 poin ke US$18,720 per ounce.

Franc Swiss Tenggelam

Financeroll – Franc Swiss tenggelam terhadap dolar AS di perdagangan Rabu (1/9). Seiring dari penurunan retail sales di bulan Juli.

USDCHF menguat 0.22% di level 0.9862. Pada awal minggu, mata uang AS telah mengukir hasil yang signifikan mengikuti komentar hawkish dari kepala gubernur Federal Reserve Janet Yellen Jumat lalu di pertemuan bankir di Jackson Hole, Wyoming. teknik belajar forex

Retail sales di bulan Juli turun dari perkiraan analis, yaitu di level -2.2% dari 3.1%. Sedangkan dari bulan sebelumnya di level -3.9%. Pelaku pasar menunggu laporan pekerjaan Jumat mendatang, untuk melihat apakah kondisi tenaga kerja US cukup kuat untuk membenarkan respon kebijakan monter Fed.
Pelaku pasar menunggu laporan pekerjaan Jumat mendatang, untuk melihat apakah kondisi tenaga kerja US cukup kuat untuk membenarkan respon kebijakan monter Fed.

Harga Emas Mundur Kembali

Financeroll – Emas kembali menurun setelah unggul sejenak, rabu (1/9). Seiring dari data Tiongkok yang membuat sentimen juga bergerak.

Divisi Comex New York Merchanitle Exchange, spot emas untuk pengiriman Desember turun 0.03% di level $1.311.85 troy ons, Harga emas merupakan penurunan kedua minggu pada bulan Agustus sejak 2009 dengan pendakian logam pada umumnya. Harga meluncur 3,4 persen bulan ini setelah bergelombang 25 persen pada paruh pertama tahun ini, hal tersebut dikarenakan sebagai keprihatinan ekonomi didorong permintaan untuk logam seperti aset safe haven. teknik forex mudah

Mundurnya emas mengikuti komentar oleh pejabat Fed yang mengangkat dolar AS dan mendorong para pedagang untuk meningkatkan taruhan pada tingkat yang lebih tinggi. Pembelian melalui produk-produk yang diperdagangkan di Bursa telah melambat karena holdings menyentuh level tinggi tiga tahun pada 11 Agustus lalu. Aset naik 25 metrik ton di bulan ini, dibandingkan dengan peningkatan 55 ton pada bulan Juli dan 110 ton pada bulan Juni. belajar forex cara mudah

Investor saat ini berfokus kepada data pekerjaan AS hari Jumat mendatang, guna lebih banyak petunjuk pada kekuatan ekonomi. Analis melihat 36 persen kemungkinan Fed akan menaikkan suku bunga di September, dari 18 persen pada awal Agustus. Sedangkan probabilitas di bulan Desember ialah 60 persen.
Pada perdagangan Comex lainnya, spot perak berjangka untuk pengiriman Desember naik 0.30% menjadi $18.763 troy ons, tembaga naik 0.43% di level $18.763 troy ons.

Rabu, 31 Agustus 2016

Data Ekonomi Inggris Pasca Brexit Cerah, GBP/USD Meninggi

GBP/USD tampil menguat di sesi perdagangan Rabu (31/Agustus) sore ini menyusul data-data Inggris pasca Brexit yang terbilang cukup memuaskan. Pounds Sterling menyentuh level tinggi 1.3157, naik 0.54 persen pada kisaran 1.3150. Pergerakan GBP/USD ini menekan turun Indeks Dolar 0.05 persen.

poundsterling

Harga rumah di Inggris naik 5.6 persen pada bulan Agustus, lebih tinggi daripada kenaikan 4.8 persen yang diekspektasikan. Di samping itu, perusahaan riset Pasar Gfk, merilis data Indeks Kepercayaan Konsumen Inggris yang mencatatkan kenaikan ke angka minus 7 pada bulan Agustus, dari minus 12 pada bulan Juli.

Prospek kenaikan kenaikan tingkat suku bunga The Fed pada bulan Desember meroket tajam setelah pernyataan Ketua dan Wakil Federal Reserve AS, Janet Yellen dan Stanley Fischer, di akhir pekan lalu. Merespon hal ini, Poundsterling naik tajam pada awalnya, namun kemudian mata uang Inggris tersebut menyerahkan semua perolehannya dan mendekati level rendah satu hari akibat pernyataan Stanley Fischer yang mengatakan masih ada kemungkinan kenaikan suku bunga The Fed pada bulan September. Meski demikian, data ekonomi Inggris yang menguat meski lamban, telah mencegah Sterling dari pelemahan di bawah level rendah beberapa tahun. belajar trading forex

Bursa Tokyo Berakhir Hijau

Financeroll – Bursa saham Jepang ditutup menguat setelah yen memperpanjang pelemahan menyusul spekulasi kenaikan suku bunga acuan AS tahun ini. Indeks Topix ditutup menguat 1,27% atau 16,73 poin ke 1.329,54, sedangkan indeks Nikkei 225 Stock Average ditutup menguat 0,97% atau 162,04 poin ke 16.887,40. Bursa saham Tokyo telah naik 3,2% sejak Jumat, ketika Gubernur The Fed Janet Yellen mendukung ekspektasi kenaikan suku bunga pada bulan September dengan mengatakan bahwa kemungkinan pengetatan kebijakan moneter telah meningkat. edukasi forex

Komentarnya tersebut memicu aksi jual yen, pertanda baik untuk eksportir seperti produsen mobil dan mesin. Seperti dikutip Bloomberg, Wakil Ketua Federal Reserve Stanley Fischer mengatakan pada Selasa bahwa kenaikan suku bunga acuan akan tergantung pada data ekonomi. Investor menempatkan kemungkinan kenaikan suku bunga AS pada bulan Desember pada angka 59% di pasar berjangka, naik dari 36% pada awal bulan.

“Kalau memang AS mampu bergerak maju depan dengan kenaikan suku bunga, itu dapat ditafsirkan sebagai bukti bahwa ekonomi AS dan global stabil, dan merupakan pertanda baik bagi eksportir di Jepang yang sebelumnya telah berada di bawah tekanan jual,” kata Masahiro Ichikawa dari Sumitomo Mitsui Asset Management Co seperti dikutip Bloomberg.

29 dari 33 sektor pada indeks Topix menguat dengan volume perdagangan 13% lebih tinggi dari rata-rata 30 hari. Saham perbankan memberikan kontribusi paling tinggi pada indeks Topix, sementara produsen alat elektronik dan mobil juga menguat. Sementara itu, nilai tukar yen terpantau melemah 0,39% atau 0,30 poin ke level 103,26 yen per dolar AS pada pukul 15.06.

Emas Catatkan Penurunan Bulanan

Financeroll – Harga emas menuju penurunan bulanan pertama sejak Mei lantaran investor mengantisispasi kenaikan suku bunga The Fed akhir tahun. Hal ini memperlambat pembelian emas di exchange-traded funds (ETF). Mengutip Bloomberg, Rabu, harga emas kontrak pengiriman Desember 2016 di Commodity Exchange menguat 0,3% ke level US$ 1.315,24 per troy ons. Harga emas turun di level US$ 1.309,34 per ons troi pada Selasa yang merupakan level terendah sejak 28 Juni. Sepanjang bulan ini, emas tergerus 2,7%.

Penurunan emas di bulan Agustus merupakan yang pertama sejak tahun 2009. Biasanya, harga emas menguat di bulan Agustus lantaran kenaikan permintaan menjelang musim pernikahan dan festival di India sebagai konsumen terbesar bersama China. Tekanan terhadap harga emas terjadi setelah Gubernur The Fed Janet Yellen memberi komentar hawkish sehingga meningkatkan peluang kenaikan suku bunga dan mendorong laju dollar AS. belajar forex pemula

Wakil Ketua The Fed Stanley Fischer menyatakan jika data ekonomi AS akan menjadi penentu kenaikan suku bunga. Fischer juga menyatakan optimisme jika produktivitas akan semakin tumbuh. Pernyataan ini mengikuti komentar sebelumnya yang mengisyaratkan kenaikan suku bunga bulan September. “Emas akan berada di bawah tekanan karena meningkatkan sinyal kenaikan suku bunga The Fed,” ujar Bernard Aw, ahli strategi IG Asia Pte di Singapura, seperti dikutip Bloomberg.

Investor saat ini menanti data nonfarm payroll Amerika Serikat (AS) yang akan dirilis Jumat (2/9). Data tersebut akan menjelaskan lebih lanjut tentang kondisi ekonomi AS saat ini dan memberi petunjuk kapan kenaikan suku bunga The Fed. Kepemilikan emas pada ETF naik 25 metrik ton bulan ini atau kenaiakn terkecil di tahun 2016. cara bermain forex

Sore Ini, Euro Menguat Tipis

Financeroll – Berita forex di hari Rabu(31/8), euro tengah mengalami penguatan tipis terhadap dollar AS setelah membukukan penurunan di sesi sebelumnya akibat permintaan greenback yang meningkat menjelang dirilisnya laporan ADP Nonfarm malam ini.

Berlangsungnya perdagangan di sesi Eropa, EURUSD terpantau naik 0.05% dengan diperdagangkan pada level 1.1150 dimana pasangan tersebut telah bergerak menyentuh level low di 1.1130 dan level high di 1.1193. Sedangkan untuk index euro, yang memperlihatkan performa mata uang tunggal Eropa telah terpantau turun 0.02% di level 88.83. belajar trading forex untuk pemula

Sore ini, euro tengah mencoba membatasi penurunan yang telah tercatat sejak awal pekan ketika permintaan greenback terus meningkat akibat semakin besarnya keyakinan pasar terhadap langkah The Fed yang akan segera menaikan suku bunga mereka dalam beberapa pertemuan kebijakan jelang akhir tahun 2016.
Di sisi lain, serangkaian laporan fundamental dari negara yang memiliki ekonomi terkuat di Uni Eropa masih menemui hambatan khususnya di sektor tenaga kerja. Pertumbuhan lapangan pekerjaan di wilayah Jerman masih mengalami penurunan, namun sedikit membaik dari hasil sebelumnya.

Berdasarkan laporan resmi yang dirilis oleh German Federal Employment Agency menyebutkan bahwa pertumbuhan lapangan pekerjaan Jerman masih terpantau rendah, yang disesuaikan secara musiman menjadi -7K di bulan Agustus setelah -8K di bulan Juli. Di waktu yang bersamaan, German Federal Employment Agency melaporkan bahwa tingkat pengangguran di wilayah Jerman terpantau stabil di angka 6.1% pada bulan Agustus dari 6.1% di bulan Juli. cara trading forex

Pada laporan terpisah lainnya, Eurostat menyebutkan bahwa pertumbuhan inflasi konsumen zona euro mengalami kenaikan 0.2% di bulan Agustus setelah naik 0.2% di bulan Juli. Sedangkan untuk pertumbuhan inflasi konsumen inti zona euro telah mengalami kenaikan 0.8% di bulan Agustus setelah naik 0.9% di bulan Juli. Secara keseluruhan, pertumbuhan inflasi konsumen zona euro masih dikategorikan stabil meski pertumbuhan tercatat lebih rendah dari perkiraan.

Sementara itu, serangkaian laporan fundamental ekonomi AS nanti malam diperkirakan akan kembali menguji pergerakan mata uang euro terhadap dollar AS. Laporan tersebut meliputi sebuah data ADP Nonfarm atau pertumbuhan lapangan pekerjaan swasta, PMI Chicago, dan penjualan rumah tertunda di wilayah AS.

Selasa, 30 Agustus 2016

AUD/USD Tergelincir Pasca Data Perijinan Bangunan Australia

Perijinan Bangunan Australia melonjak di luar ekspektasi pada bulan Juli dan menjadi indikasi bahwa boom sektor konstruksi masih mungkin terjadi. Perijinan bangunan (building approval) melonjak hingga 11.3 persen pada bulan Juli setelah penyesuaian musiman, demikian laporan Biro Statistik Australia pada hari Selasa (30/Agustus) pagi ini.

rumah

Dalam basis tahun ke tahun, jumlah persetujuan bangunan naik 0.9 persen. Total 20,987 unit disetujui pada bulan Juli, dengan perumahan sektor swasta terhitung sejumlah 9,342.

Setelah naik cukup pesat di bulan Janauri, persetujuan bangunan kemudian mengalami peningkatan volatilitas tahun ini. Sebelum bulan Juli, kepemilikan bangunan melorot dua bulan sebelumnya, menurun 2.9 persen pada bulan Juni dan 5.2 persen pada bulan Mei. belajar forex untuk pemula

Fokus Investor Beralih Ke NFP AS, Dollar Kian Menguat

Dolar AS menguat di hari Selasa (30/Agustus) sore ini, tepat di bawah level tinggi yang tercapai pada hari Senin kemarin karena fokus para investor kembali beralih pada data ekonomi AS yang akan dirilis akhir pekan ini. Data ketenagakerjaan AS diharapkan dapat mendukung ekspektasi kenaikan suku bunga The Fed dalam waktu dekat.

dolar_as

Kendati komentar Ketua The Fed Janet Yellen dan Wakil Ketua The Fed Stanley Fischer bernada hawkish pekan lalu, pasar masih menetapkan harga kurang dari 50 persen akan peluang The Fed untuk menaikkan suku bunga pada bulan September.

Indikator yang akan menjadi perhatian pasar selanjutnya adalah pada hari Jumat esok, yakni data Non Farm Payroll AS. Terlebih lagi, Fischer menyebutkan bahwa data tersebut dapat menjadi pertimbangan utama akan kenaikan tingkat suku bunga. belajar forex pemula
Senin malam kemarin, data AS yang dirilis adalah data belanja konsumen yang tercatat naik empat bulan berturut-turut dan membuka sinyal kenaikan pertumbuhan ekonomi.

Indeks Dolar, yang mengukur kekuatan Dolar terhadap enam mata uang mayor lainnya, naik menuju angka 95.804 DXY, sedikit lagi akan menyamai puncak 95.834 yang tertinggi sejak tanggal 12 Agustus. Indeks Dolar telah naik lebih dari 1.5 persen sejak komentar Yellen dan Fischer di Simposium Jackson Hole Jumat lalu. belajar bermain forex

USD/JPY telah menghimpun kenaikan 0.4 persen ke level 102.297 sore ini, sedangkan EUR/USD flat di level rendah 1.1169 setelah turun dari level tinggi 1.1185 di sesi pembukaan sesi perdagangan Asia pagi tadi. EUR/JPY naik 0.1 persen menuju angka 114.11.

Mortage Approval Inggris Mengecawakan, Sterling Melemah

Sterling di sesi Eropa hari Selasa (30/08) terpantau melemah terhadap mata uang dolar AS setelah bank sentral Inggris merilis data persetujuan hipotek (mortgage approval) yang mengalami penurunan dibawah ekspektasi para analis sebelumnya. Saat berita ini diturunkan, pair GBP/USD diperdagangkan di kisaran level harga 1.307 per dolar AS. Selain itu, Sterling juga melemah terhadap mata uang euro dengan pair EUR/GBP berada di kisaran level harga 0.853 per poundsterling.
Mortgage Aprroval Inggris

 

Rilis Data Mortgage Approval Di Inggris

Bank sentral Inggris melaporkan data persetujuan hipotek (mortgage approval) bulan Juli untuk pembelian rumah menurun cukup signifikan menjadi 60,900 dari sebelumnya sebanyak 64,800 pada bulan Juni. Adanya penurunan data mortgage approval ini bisa jadi disebabkan oleh efek dari keputusan negara Inggris untuk keluar dari Uni Eropa. cara trading forex
Disamping itu, pinjaman (net lending) untuk individu bulan Juli menurun ke 3.8 miliar, berada jauh dibawah ekspektasi analis di 4.9 miliar dan data pada bulan sebelumnya sebesar 5.1 miliar poundsterling.

Harga Emas Bergerak Negatif

Financeroll – Berita commodity global di hari Selasa(30/8), harga emas terpantau alami penurunan ketika permintaan greenback terus meningkat sejak awal pekan ini. Penguatan yang dialami oleh dollar AS ini tengah dipengaruhi atas besarnya keyakinan bahwa The Fed akan menaikan suku bunga mereka pada tahun ini. teknik forex sebenarnya

Berlangsungnya perdagangan di sesi Eropa, emas berjangka kontrak Desember terpantau turun 0.26% dengan diperdagangkan pada level $1.323.60 per troy ounce di divisi Comex, AS. Pergerakan harga emas sejak pagi ini telah bergerak menyentuh level low di $1.322.55 dan level high di $1.328.55. Sedangkan untuk perak berjangka kontrak September terpantau turun 0.42% di level $18.690 per troy ounce.

Tekanan yang kembali didera oleh harga emas maupun perak telah terjadi akibat tingginya harapan bahwa kenaikan suku bunga di AS telah semakin dekat. Kini perhatian pasar tengah berfokus kepada hasil pertemuan kebijakan moneter The Fed di bulan September nanti. belajar main forex

Sementara itu, gejolak pergerakan pasar commodity maupun forex akan kembali bergejolak ketika dirilisnya laporan kepercayaan konsumen AS yang dijadwalkan muncul pada pukul 21.00 waktu Jakarta. Survei ekonom memperkirakan bahwa kepercayaan konsumen AS akan mengalami penurunan, yang disesuaikan secara musiman menjadi 97.2 di bulan Agustus dari 97.3 di bulan sebelumnya.

Bursa Eropa Menguat

Financeroll – Bursa saham Eropa menguat pada perdagangan hari ini, menyusul pelemahan euro yang mengerek kinerja eksportir. Indeks Stoxx Europe 600 terpantau menguat 0,46% atau 1,58 poin ke 344,78 setelah dibuka menguat tipis 0,08% atau 0,28 poin ke 343,48. Sektor otomotif memimpin penguatan di antara sektor lainnya. Indeks memperpanjang penguatan sejak pemulihan pada Senin, mengikuti kenaikan pada bursa AS. Indeks FTSE 100 Inggris bergerak tipis hari ini setelah pasar dibuka kembali setelah libur kemarin. belajar forex basic

Seperti yang dikutip Bloomberg, dolar menguat terhadap euro karena para investor menimbang kemungkinan kenaikan suku bunga Federal Reserve. Spekulasi kenaikan suku bunga acuan tumbuh setelah para pejabat termasuk Gubernur The Fed Janet Yellen mengatakan probabilitas kenaikan semakin kuat. Sementara itu, Wakil Ketua The Fed Stanley Fischer yang memberikan pernyataan hawkish pekan lalu sehingga mendorong para investor untuk meningkatkan probabilitas kenaikan suku bunga, dijadwalkan berbicara di Bloomberg Television hari ini. forex mudah

Probabilitas kenaikan suku bunga acuan mencapai 61% pada bulan Desember. Semua kelompok industri menguat kecuali sektor komoditas. Glencore Plc dan Antofagasta Plc melemah lebih dari 3% menyusul melemahnya harga logam.

Senin, 29 Agustus 2016

AUD/USD Berjibaku Di Level Rendah Menyusul Data Perumahan Australia

Penjualan rumah baru (new home sales) di Australia dilaporkan menurun 9.7 persen pada bulan Juli, dibandingkan dengan satu bulan sebelumnya, demikian menurut laporan Australia's Housing Industry Association (HIA) pada hari Senin (29/Agustus) pagi ini. Data penjualan rumah baru tersebut mundur jauh dibandingkan dengan kenaikan 8.2 persen pada bulan Juni.

dolar_australia

Penurunan terbaru yang terjadi pada penjualan properti hunian di Australia ini menjadi bukti baru bahwa menjinaknya pasar perumahan merupakan akibat dari pembatasan pinjaman. Menurut data CoreLogic terbaru, rata-rata kenaikan harga rumah di Australia mencapai 6.1 persen tahun ke tahun di antara delapan kota-kota besar di negara tersebut. Rata-rata kenaikan itu menurun dari puncak 11.1 persen pada bulan Oktober 2015 dan menjadi yang terlamban sejak bulan September 2013.

Tahun lalu, the Australian Regulatory Prudential Authority (APRA) memberlakukan persyaratan modal yang lebih ketat bagi bank-bank sebagai upaya untuk menahan sistem finansial dari kemungkinan kelesuan pasar perumahan. Di waktu yang sama, Bank Sentral Australia (RBA) juga telah memotong suku bunga untuk keduakalinya sejak inflasi Australia dilaporkan menurun, sehingga suku bunga Australia sekarang telah mencapai 1.5 persen. edukasi forex

EUR/USD Terbenam Masuk Sesi Eropa, Pandangan JP Morgan Tentang ECB

Euro diperdagangkan dengan kenaikan sedang namun kembali jeblok di pembukaan sesi perdagangan Eropa Senin (29/Agustus) sore ini terhadap Dolar AS. Meski tak ada jadwal rilis data ekonomi dari Eropa, EUR/USD masih dipengaruhi gerak Greenback yang mencerna komentar hawkish dari Ketua The Fed, Janet Yellen, di Jackson Hole akhir pekan lalu.

euro

EUR/USD diperdagangkan dalam range lebih dari 170 pip pada hari Jumat kemarin sehubungan dengan volatilitas pasar yang cukup signifikan, menyusul pernyataan Janet Yellen yang menilai bahwa ekonomi AS saat ini cukup kuat terutama pasar tenaga kerja. Komentar tersebut menaikkan kemungkinan akan Fed Hike (kenaikan suku bunga The Fed) tahun ini. EUR/USD diperdagangkan naik 0.12 persen pagi tadi di angka 1.1206, namun memantul turun ke level rendah dua minggu di angka 1.1175 saat berita ini ditulis.

Yellen memang enggan menyinggung kapan tepatnya waktu pelaksanaan kenaikan suku bunga, namun wakilnya, Stanley Fischer, memberikan indikasi yang lebih spesifik dengan menyebut bahwa laporan Non Farm Payroll AS untuk bulan Agustus akan menjadi salah satu faktor pertimbangan kenaikan suku bunga The Fed yang paling penting. edukasi forex

Bursa Eropa Dibuka Turun

Financeroll – Bursa saham Eropa dibuka melemah tipis pada perdagangan hari ini, sedikit berubah karena investor menimbang komentar optimis tentang ekonomi AS terhadap kemungkinan kenaikan tarif sesegera bulan depan. Indeks Stoxx Europe 600 melemah 0,55% atau 1,90 poin ke posisi 341,82 setelah dibuka melemah 0,14% atau 0,48 poin di posisi 343,24. belajar bermain forex

Sektor tambang menjadi pendorong pelemahan pada awal perdagangan, dengan saham ArcelorMittal yang anjlok karena harga komoditas melemah, sementara menrosotnya harga minyak mentah menyeret sektor energy. Seperti yang dilansir Bloomberg, indeks Stoxx ditutup menguat pada hari Jumat setelah komentar Gubernur Federal Reserve Janet Yellen memacu optimisme tentang pemulihan ekonomi AS, sementara dia menegaskan bahwa bank sentral akan mengambil pendekatan bertahap untuk menaikkan suku bunga acuan

Selain itu, Wakil Gubernur The Fed Stanley Fischer juga mengatakan pada pertemuan tersebut bahwa pengetatan moneter mungkin dilakukan pada pertemuan berikutnya, sehingga bura AS ditutup melemah pekan lalu. Probabilitas kenaikan suku bunga acuan pada September melonjak menjadi 42%, sedangkan kemungkinan kenaikan suku bunga pada Desember saat ini menjadi 65%. Di antara saham yang bergerak, saham Alstom SA menguat 2,3% setelah memenangkan kontrak untuk merancang dan membangun kereta api berkecepatan tinggi baru untuk Amtrak. cara bermain forex bagi pemula

Minyak Masih Tertekan

Financeroll – Pergerakan harga minyak mentah dunia terpantau anjlok lebih dari 1% pada perdagangan sore ini, Senin, sejalan dengan kenaikan produksi di Irak serta pernyataan Iran untuk bekerja sama dengan kondisi tertentu.

Berdasarkan data Bloomberg, harga minyak WTI kontrak Oktober merosot 1,26% atau 0,60 poin ke $47,04 per barel, setelah melemah 0,88% atau 0,42 poin di posisi $47,22 pada perdagangan pagi. Pada saat yang sama, patokan Eropa minyak Brent untuk kontrak Oktober juga melorot 1,24% atau 0,76 poin ke level US$49,54, setelah dibuka melemah 0,76% atau 0,38 poin di level 49,54. 49.30

Menurut pejabat perusahaan minyak Irak South Oil Company, seperti dilansir Reuters hari ini, turunnya harga merupakan akibat naiknya produksi dari Timur Tengah dimana ekspor minyak dari pelabuhan di selatan Irak telah mencapai 3.205 juta barel perhari (bph) pada Agustus. Sedangkan ekspor pada Juli mencapai 3.202 juta bph. Di sisi lain, Iran menyatakan kesediaannya untuk turut serta dalam diskusi para negara penghasil minyak pada September hanya jika para pengekspor mengetahui hak Teheran untuk mendapatkan kembali pangsa pasar yang hilang selama penerapan sanksi internasional yang baru dicabut pada Januari. belajar forex pemula

Menurut para analis, perselisihan pendapat di dalam Organization of the Petroleum Exporting Countries (OPEC), dan terutama anggota utamanya Arab Saudi dan Iran, dapat berarti sedikitnya ekspektasi akan dampak signifikan produksi global dari diskusi nanti. “Pasar akan semakin mungkin mengabaikan hasil agenda tersebut, bahkan jika kesepakatan pembekuan tercapai, adanya isu dalam hal kepatuhan,” papar Barclays dalam risetnya. cara trading forex

Sementara untuk perdagangan Jumat, WTI kontrak Oktober ditutup menguat 0,65% ke level US$47,64 per barel di New York Mercantile Exchange. Adapun minyak Brent patokan Oktober berakhir naik 0,50% ke level US$49,92 per barel di ICE Futures Europe Exchange.

Harga Emas Tertekan Di Level Rendah 5 Bulan

Financeroll – Berita commodity global di hari Senin(29/8), harga emas dan perak terpantau mengalami penurunan ke level rendah 5 bulan, ketika minimnya laporan fundamental ekonomi dalam mengawali pekan ini. Di sisi lain, meningkatnya harapan bahwa The Fed akan mempercepat kenaikan suku bunga di AS telah memberikan ruang gerak bagi greenback menguat. belajar forex cara mudah

Berlangsungnya perdagangan di sesi Eropa, emas berjangka kontrak Desember terpantau turun 0.28% di level $1.322.25 per troy ounce didivisi Comex, AS. Pergerakan harga emas sejak pagi ini telah bergerak menyentuh level low di $1.318.10 dan level high di $1.324.45. Sedangkan untuk pergerakan perak berjangka kontrak September terpantau turun 0.65% di level $18.530 per troy ounce.

Harga emas tengah diperdagangkan pada zona negatif setelah membukukan penurunan mingguan pada pekan lalu. Hal ini terjadi akibat menguatnya permintaan greenback akibat meningkatnya harapan kenaikan suku bunga AS akan terjadi pada bulan September, meski saat ini laju kenaikan suku bunga tetap sangat bergantung terhadap data ekonomi. teknik belajar forex

Sementara nanti malam, laporan belanja dan pendapatan pribadi warga AS akan muncul dihadapan pasar dimana data tersebut diperkirakan mampu memberikan gejolak pergerakan harga pasar forex maupun commodity global. Survei ekonom memperkirakan bahwa pertumbuhan belanja pribadi akan mengalami kenaikan 0.3% di bulan Juli dan untuk pendapatan pribadi mengalami kenaikan 0.4% di bulan Juli.