
Penurunan terbaru yang terjadi pada penjualan properti hunian di Australia ini menjadi bukti baru bahwa menjinaknya pasar perumahan merupakan akibat dari pembatasan pinjaman. Menurut data CoreLogic terbaru, rata-rata kenaikan harga rumah di Australia mencapai 6.1 persen tahun ke tahun di antara delapan kota-kota besar di negara tersebut. Rata-rata kenaikan itu menurun dari puncak 11.1 persen pada bulan Oktober 2015 dan menjadi yang terlamban sejak bulan September 2013.
Tahun lalu, the Australian Regulatory Prudential Authority (APRA) memberlakukan persyaratan modal yang lebih ketat bagi bank-bank sebagai upaya untuk menahan sistem finansial dari kemungkinan kelesuan pasar perumahan. Di waktu yang sama, Bank Sentral Australia (RBA) juga telah memotong suku bunga untuk keduakalinya sejak inflasi Australia dilaporkan menurun, sehingga suku bunga Australia sekarang telah mencapai 1.5 persen. edukasi forex
Tidak ada komentar:
Posting Komentar