Financeroll – Bursa saham Jepang ditutup menguat setelah yen
memperpanjang pelemahan menyusul spekulasi kenaikan suku bunga acuan AS
tahun ini. Indeks Topix ditutup menguat 1,27% atau 16,73 poin ke
1.329,54, sedangkan indeks Nikkei 225 Stock Average ditutup menguat
0,97% atau 162,04 poin ke 16.887,40. Bursa saham Tokyo telah naik 3,2%
sejak Jumat, ketika Gubernur The Fed Janet Yellen mendukung ekspektasi
kenaikan suku bunga pada bulan September dengan mengatakan bahwa
kemungkinan pengetatan kebijakan moneter telah meningkat. edukasi forex
Komentarnya tersebut memicu aksi jual yen, pertanda baik untuk
eksportir seperti produsen mobil dan mesin. Seperti dikutip Bloomberg,
Wakil Ketua Federal Reserve Stanley Fischer mengatakan pada Selasa bahwa
kenaikan suku bunga acuan akan tergantung pada data ekonomi. Investor
menempatkan kemungkinan kenaikan suku bunga AS pada bulan Desember pada
angka 59% di pasar berjangka, naik dari 36% pada awal bulan.
“Kalau memang AS mampu bergerak maju depan dengan kenaikan suku
bunga, itu dapat ditafsirkan sebagai bukti bahwa ekonomi AS dan global
stabil, dan merupakan pertanda baik bagi eksportir di Jepang yang
sebelumnya telah berada di bawah tekanan jual,” kata Masahiro Ichikawa
dari Sumitomo Mitsui Asset Management Co seperti dikutip Bloomberg.
29 dari 33 sektor pada indeks Topix menguat dengan volume perdagangan
13% lebih tinggi dari rata-rata 30 hari. Saham perbankan memberikan
kontribusi paling tinggi pada indeks Topix, sementara produsen alat
elektronik dan mobil juga menguat. Sementara itu, nilai tukar yen
terpantau melemah 0,39% atau 0,30 poin ke level 103,26 yen per dolar AS
pada pukul 15.06.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar