Jumat, 02 September 2016

Jumat Siang, Rupiah Bertahan Di Posisi Rp 13.260/USD

Financeroll – Pergerakan nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Jumat (2/9)  pagi hingga siang, belum bergerak atau stagnan di posisi Rp 13.260 per dolar  AS.  Inflasi yang rendah cukup berhasil memicu penguatan surat utang negara (SUN) sehingga rupiah bergerak stabil di tengah penguatan dolar AS terhadap mayoritas mata uang di kawasan Asia akibat buruknya data ekonomi Tiongkok Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pada Agustus 2016 terjadi deflasi 0,02%.

Inflasi tahun kalender mencapai 1,74% (year to date/ytd). Sedangkan tingkat inflasi tahun ke tahun (Agustus 2016 terhadap Agustus 2015) sebesar 2,79%.  Inflasi yang menurun akan meningkatkan harapan pemangkasan Bank Indonesia  (BI) 7-Day Repo Rate. Kondisi itu membuka peluang bagi nilai tukar rupiah untuk bergerak menguat. edukasi forex

Sebagai informasi, periode Agustus yang mencatatkan deflasi itu mendorong harapan target inflasi 2016 ini akan tercapai. Bank Indonesia (BI) menargetkan inflasi 4% dengan plus minus 1%.

Dari dalam negeri sentimennya cukup positif. Namun, maraknya sentimen kenaikan suku bunga acuan bank sentral Amerika Serikat (Fed fund rate) pada September nanti masih membayangi laju mata uang domestik.
Sementara itu, Gubernur Bank Indonesia (BI) Agus Martowardojo melihat, konsensus berbagai lembaga keuangan telah merevisi outlook pertumbuhan ekonomi global menjadi 3,1% pada 2016 dan 3,3% pada 2017. Ini akan berdampak pada proyeksi pertumbuhan ekonomi domestik, ditambah lagi ada penghematan belanja pemerintah pada semester II-2016 yang berpotensi menahan laju pertumbuhan.
 
Sepanjang  tahun 2016, pertumbuhan ekonomi diproyeksikan di kisaran 4,9-5,3%. Kami estimasi pada kuartal III-2016 kira-kira sebesar 5,14% dan kuartal IV-2016 sedikit lebih rendah dari 5%. Jadi, all over one year 5,04%.  Hingga pertengahan Agustus 2016, capital inflow mencapai Rp 162 triliun, lebih tinggi dari periode yang sama tahun lalu yang Rp 43 triliun. Alhasil, rupiah secara year to date juga terapresiasi 3,9% ke level Rp 13.268 per dolar AS.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar