Rabu, 31 Agustus 2016

Data Ekonomi Inggris Pasca Brexit Cerah, GBP/USD Meninggi

GBP/USD tampil menguat di sesi perdagangan Rabu (31/Agustus) sore ini menyusul data-data Inggris pasca Brexit yang terbilang cukup memuaskan. Pounds Sterling menyentuh level tinggi 1.3157, naik 0.54 persen pada kisaran 1.3150. Pergerakan GBP/USD ini menekan turun Indeks Dolar 0.05 persen.

poundsterling

Harga rumah di Inggris naik 5.6 persen pada bulan Agustus, lebih tinggi daripada kenaikan 4.8 persen yang diekspektasikan. Di samping itu, perusahaan riset Pasar Gfk, merilis data Indeks Kepercayaan Konsumen Inggris yang mencatatkan kenaikan ke angka minus 7 pada bulan Agustus, dari minus 12 pada bulan Juli.

Prospek kenaikan kenaikan tingkat suku bunga The Fed pada bulan Desember meroket tajam setelah pernyataan Ketua dan Wakil Federal Reserve AS, Janet Yellen dan Stanley Fischer, di akhir pekan lalu. Merespon hal ini, Poundsterling naik tajam pada awalnya, namun kemudian mata uang Inggris tersebut menyerahkan semua perolehannya dan mendekati level rendah satu hari akibat pernyataan Stanley Fischer yang mengatakan masih ada kemungkinan kenaikan suku bunga The Fed pada bulan September. Meski demikian, data ekonomi Inggris yang menguat meski lamban, telah mencegah Sterling dari pelemahan di bawah level rendah beberapa tahun. belajar trading forex

Bursa Tokyo Berakhir Hijau

Financeroll – Bursa saham Jepang ditutup menguat setelah yen memperpanjang pelemahan menyusul spekulasi kenaikan suku bunga acuan AS tahun ini. Indeks Topix ditutup menguat 1,27% atau 16,73 poin ke 1.329,54, sedangkan indeks Nikkei 225 Stock Average ditutup menguat 0,97% atau 162,04 poin ke 16.887,40. Bursa saham Tokyo telah naik 3,2% sejak Jumat, ketika Gubernur The Fed Janet Yellen mendukung ekspektasi kenaikan suku bunga pada bulan September dengan mengatakan bahwa kemungkinan pengetatan kebijakan moneter telah meningkat. edukasi forex

Komentarnya tersebut memicu aksi jual yen, pertanda baik untuk eksportir seperti produsen mobil dan mesin. Seperti dikutip Bloomberg, Wakil Ketua Federal Reserve Stanley Fischer mengatakan pada Selasa bahwa kenaikan suku bunga acuan akan tergantung pada data ekonomi. Investor menempatkan kemungkinan kenaikan suku bunga AS pada bulan Desember pada angka 59% di pasar berjangka, naik dari 36% pada awal bulan.

“Kalau memang AS mampu bergerak maju depan dengan kenaikan suku bunga, itu dapat ditafsirkan sebagai bukti bahwa ekonomi AS dan global stabil, dan merupakan pertanda baik bagi eksportir di Jepang yang sebelumnya telah berada di bawah tekanan jual,” kata Masahiro Ichikawa dari Sumitomo Mitsui Asset Management Co seperti dikutip Bloomberg.

29 dari 33 sektor pada indeks Topix menguat dengan volume perdagangan 13% lebih tinggi dari rata-rata 30 hari. Saham perbankan memberikan kontribusi paling tinggi pada indeks Topix, sementara produsen alat elektronik dan mobil juga menguat. Sementara itu, nilai tukar yen terpantau melemah 0,39% atau 0,30 poin ke level 103,26 yen per dolar AS pada pukul 15.06.

Emas Catatkan Penurunan Bulanan

Financeroll – Harga emas menuju penurunan bulanan pertama sejak Mei lantaran investor mengantisispasi kenaikan suku bunga The Fed akhir tahun. Hal ini memperlambat pembelian emas di exchange-traded funds (ETF). Mengutip Bloomberg, Rabu, harga emas kontrak pengiriman Desember 2016 di Commodity Exchange menguat 0,3% ke level US$ 1.315,24 per troy ons. Harga emas turun di level US$ 1.309,34 per ons troi pada Selasa yang merupakan level terendah sejak 28 Juni. Sepanjang bulan ini, emas tergerus 2,7%.

Penurunan emas di bulan Agustus merupakan yang pertama sejak tahun 2009. Biasanya, harga emas menguat di bulan Agustus lantaran kenaikan permintaan menjelang musim pernikahan dan festival di India sebagai konsumen terbesar bersama China. Tekanan terhadap harga emas terjadi setelah Gubernur The Fed Janet Yellen memberi komentar hawkish sehingga meningkatkan peluang kenaikan suku bunga dan mendorong laju dollar AS. belajar forex pemula

Wakil Ketua The Fed Stanley Fischer menyatakan jika data ekonomi AS akan menjadi penentu kenaikan suku bunga. Fischer juga menyatakan optimisme jika produktivitas akan semakin tumbuh. Pernyataan ini mengikuti komentar sebelumnya yang mengisyaratkan kenaikan suku bunga bulan September. “Emas akan berada di bawah tekanan karena meningkatkan sinyal kenaikan suku bunga The Fed,” ujar Bernard Aw, ahli strategi IG Asia Pte di Singapura, seperti dikutip Bloomberg.

Investor saat ini menanti data nonfarm payroll Amerika Serikat (AS) yang akan dirilis Jumat (2/9). Data tersebut akan menjelaskan lebih lanjut tentang kondisi ekonomi AS saat ini dan memberi petunjuk kapan kenaikan suku bunga The Fed. Kepemilikan emas pada ETF naik 25 metrik ton bulan ini atau kenaiakn terkecil di tahun 2016. cara bermain forex

Sore Ini, Euro Menguat Tipis

Financeroll – Berita forex di hari Rabu(31/8), euro tengah mengalami penguatan tipis terhadap dollar AS setelah membukukan penurunan di sesi sebelumnya akibat permintaan greenback yang meningkat menjelang dirilisnya laporan ADP Nonfarm malam ini.

Berlangsungnya perdagangan di sesi Eropa, EURUSD terpantau naik 0.05% dengan diperdagangkan pada level 1.1150 dimana pasangan tersebut telah bergerak menyentuh level low di 1.1130 dan level high di 1.1193. Sedangkan untuk index euro, yang memperlihatkan performa mata uang tunggal Eropa telah terpantau turun 0.02% di level 88.83. belajar trading forex untuk pemula

Sore ini, euro tengah mencoba membatasi penurunan yang telah tercatat sejak awal pekan ketika permintaan greenback terus meningkat akibat semakin besarnya keyakinan pasar terhadap langkah The Fed yang akan segera menaikan suku bunga mereka dalam beberapa pertemuan kebijakan jelang akhir tahun 2016.
Di sisi lain, serangkaian laporan fundamental dari negara yang memiliki ekonomi terkuat di Uni Eropa masih menemui hambatan khususnya di sektor tenaga kerja. Pertumbuhan lapangan pekerjaan di wilayah Jerman masih mengalami penurunan, namun sedikit membaik dari hasil sebelumnya.

Berdasarkan laporan resmi yang dirilis oleh German Federal Employment Agency menyebutkan bahwa pertumbuhan lapangan pekerjaan Jerman masih terpantau rendah, yang disesuaikan secara musiman menjadi -7K di bulan Agustus setelah -8K di bulan Juli. Di waktu yang bersamaan, German Federal Employment Agency melaporkan bahwa tingkat pengangguran di wilayah Jerman terpantau stabil di angka 6.1% pada bulan Agustus dari 6.1% di bulan Juli. cara trading forex

Pada laporan terpisah lainnya, Eurostat menyebutkan bahwa pertumbuhan inflasi konsumen zona euro mengalami kenaikan 0.2% di bulan Agustus setelah naik 0.2% di bulan Juli. Sedangkan untuk pertumbuhan inflasi konsumen inti zona euro telah mengalami kenaikan 0.8% di bulan Agustus setelah naik 0.9% di bulan Juli. Secara keseluruhan, pertumbuhan inflasi konsumen zona euro masih dikategorikan stabil meski pertumbuhan tercatat lebih rendah dari perkiraan.

Sementara itu, serangkaian laporan fundamental ekonomi AS nanti malam diperkirakan akan kembali menguji pergerakan mata uang euro terhadap dollar AS. Laporan tersebut meliputi sebuah data ADP Nonfarm atau pertumbuhan lapangan pekerjaan swasta, PMI Chicago, dan penjualan rumah tertunda di wilayah AS.

Selasa, 30 Agustus 2016

AUD/USD Tergelincir Pasca Data Perijinan Bangunan Australia

Perijinan Bangunan Australia melonjak di luar ekspektasi pada bulan Juli dan menjadi indikasi bahwa boom sektor konstruksi masih mungkin terjadi. Perijinan bangunan (building approval) melonjak hingga 11.3 persen pada bulan Juli setelah penyesuaian musiman, demikian laporan Biro Statistik Australia pada hari Selasa (30/Agustus) pagi ini.

rumah

Dalam basis tahun ke tahun, jumlah persetujuan bangunan naik 0.9 persen. Total 20,987 unit disetujui pada bulan Juli, dengan perumahan sektor swasta terhitung sejumlah 9,342.

Setelah naik cukup pesat di bulan Janauri, persetujuan bangunan kemudian mengalami peningkatan volatilitas tahun ini. Sebelum bulan Juli, kepemilikan bangunan melorot dua bulan sebelumnya, menurun 2.9 persen pada bulan Juni dan 5.2 persen pada bulan Mei. belajar forex untuk pemula

Fokus Investor Beralih Ke NFP AS, Dollar Kian Menguat

Dolar AS menguat di hari Selasa (30/Agustus) sore ini, tepat di bawah level tinggi yang tercapai pada hari Senin kemarin karena fokus para investor kembali beralih pada data ekonomi AS yang akan dirilis akhir pekan ini. Data ketenagakerjaan AS diharapkan dapat mendukung ekspektasi kenaikan suku bunga The Fed dalam waktu dekat.

dolar_as

Kendati komentar Ketua The Fed Janet Yellen dan Wakil Ketua The Fed Stanley Fischer bernada hawkish pekan lalu, pasar masih menetapkan harga kurang dari 50 persen akan peluang The Fed untuk menaikkan suku bunga pada bulan September.

Indikator yang akan menjadi perhatian pasar selanjutnya adalah pada hari Jumat esok, yakni data Non Farm Payroll AS. Terlebih lagi, Fischer menyebutkan bahwa data tersebut dapat menjadi pertimbangan utama akan kenaikan tingkat suku bunga. belajar forex pemula
Senin malam kemarin, data AS yang dirilis adalah data belanja konsumen yang tercatat naik empat bulan berturut-turut dan membuka sinyal kenaikan pertumbuhan ekonomi.

Indeks Dolar, yang mengukur kekuatan Dolar terhadap enam mata uang mayor lainnya, naik menuju angka 95.804 DXY, sedikit lagi akan menyamai puncak 95.834 yang tertinggi sejak tanggal 12 Agustus. Indeks Dolar telah naik lebih dari 1.5 persen sejak komentar Yellen dan Fischer di Simposium Jackson Hole Jumat lalu. belajar bermain forex

USD/JPY telah menghimpun kenaikan 0.4 persen ke level 102.297 sore ini, sedangkan EUR/USD flat di level rendah 1.1169 setelah turun dari level tinggi 1.1185 di sesi pembukaan sesi perdagangan Asia pagi tadi. EUR/JPY naik 0.1 persen menuju angka 114.11.

Mortage Approval Inggris Mengecawakan, Sterling Melemah

Sterling di sesi Eropa hari Selasa (30/08) terpantau melemah terhadap mata uang dolar AS setelah bank sentral Inggris merilis data persetujuan hipotek (mortgage approval) yang mengalami penurunan dibawah ekspektasi para analis sebelumnya. Saat berita ini diturunkan, pair GBP/USD diperdagangkan di kisaran level harga 1.307 per dolar AS. Selain itu, Sterling juga melemah terhadap mata uang euro dengan pair EUR/GBP berada di kisaran level harga 0.853 per poundsterling.
Mortgage Aprroval Inggris

 

Rilis Data Mortgage Approval Di Inggris

Bank sentral Inggris melaporkan data persetujuan hipotek (mortgage approval) bulan Juli untuk pembelian rumah menurun cukup signifikan menjadi 60,900 dari sebelumnya sebanyak 64,800 pada bulan Juni. Adanya penurunan data mortgage approval ini bisa jadi disebabkan oleh efek dari keputusan negara Inggris untuk keluar dari Uni Eropa. cara trading forex
Disamping itu, pinjaman (net lending) untuk individu bulan Juli menurun ke 3.8 miliar, berada jauh dibawah ekspektasi analis di 4.9 miliar dan data pada bulan sebelumnya sebesar 5.1 miliar poundsterling.

Harga Emas Bergerak Negatif

Financeroll – Berita commodity global di hari Selasa(30/8), harga emas terpantau alami penurunan ketika permintaan greenback terus meningkat sejak awal pekan ini. Penguatan yang dialami oleh dollar AS ini tengah dipengaruhi atas besarnya keyakinan bahwa The Fed akan menaikan suku bunga mereka pada tahun ini. teknik forex sebenarnya

Berlangsungnya perdagangan di sesi Eropa, emas berjangka kontrak Desember terpantau turun 0.26% dengan diperdagangkan pada level $1.323.60 per troy ounce di divisi Comex, AS. Pergerakan harga emas sejak pagi ini telah bergerak menyentuh level low di $1.322.55 dan level high di $1.328.55. Sedangkan untuk perak berjangka kontrak September terpantau turun 0.42% di level $18.690 per troy ounce.

Tekanan yang kembali didera oleh harga emas maupun perak telah terjadi akibat tingginya harapan bahwa kenaikan suku bunga di AS telah semakin dekat. Kini perhatian pasar tengah berfokus kepada hasil pertemuan kebijakan moneter The Fed di bulan September nanti. belajar main forex

Sementara itu, gejolak pergerakan pasar commodity maupun forex akan kembali bergejolak ketika dirilisnya laporan kepercayaan konsumen AS yang dijadwalkan muncul pada pukul 21.00 waktu Jakarta. Survei ekonom memperkirakan bahwa kepercayaan konsumen AS akan mengalami penurunan, yang disesuaikan secara musiman menjadi 97.2 di bulan Agustus dari 97.3 di bulan sebelumnya.

Bursa Eropa Menguat

Financeroll – Bursa saham Eropa menguat pada perdagangan hari ini, menyusul pelemahan euro yang mengerek kinerja eksportir. Indeks Stoxx Europe 600 terpantau menguat 0,46% atau 1,58 poin ke 344,78 setelah dibuka menguat tipis 0,08% atau 0,28 poin ke 343,48. Sektor otomotif memimpin penguatan di antara sektor lainnya. Indeks memperpanjang penguatan sejak pemulihan pada Senin, mengikuti kenaikan pada bursa AS. Indeks FTSE 100 Inggris bergerak tipis hari ini setelah pasar dibuka kembali setelah libur kemarin. belajar forex basic

Seperti yang dikutip Bloomberg, dolar menguat terhadap euro karena para investor menimbang kemungkinan kenaikan suku bunga Federal Reserve. Spekulasi kenaikan suku bunga acuan tumbuh setelah para pejabat termasuk Gubernur The Fed Janet Yellen mengatakan probabilitas kenaikan semakin kuat. Sementara itu, Wakil Ketua The Fed Stanley Fischer yang memberikan pernyataan hawkish pekan lalu sehingga mendorong para investor untuk meningkatkan probabilitas kenaikan suku bunga, dijadwalkan berbicara di Bloomberg Television hari ini. forex mudah

Probabilitas kenaikan suku bunga acuan mencapai 61% pada bulan Desember. Semua kelompok industri menguat kecuali sektor komoditas. Glencore Plc dan Antofagasta Plc melemah lebih dari 3% menyusul melemahnya harga logam.

Senin, 29 Agustus 2016

AUD/USD Berjibaku Di Level Rendah Menyusul Data Perumahan Australia

Penjualan rumah baru (new home sales) di Australia dilaporkan menurun 9.7 persen pada bulan Juli, dibandingkan dengan satu bulan sebelumnya, demikian menurut laporan Australia's Housing Industry Association (HIA) pada hari Senin (29/Agustus) pagi ini. Data penjualan rumah baru tersebut mundur jauh dibandingkan dengan kenaikan 8.2 persen pada bulan Juni.

dolar_australia

Penurunan terbaru yang terjadi pada penjualan properti hunian di Australia ini menjadi bukti baru bahwa menjinaknya pasar perumahan merupakan akibat dari pembatasan pinjaman. Menurut data CoreLogic terbaru, rata-rata kenaikan harga rumah di Australia mencapai 6.1 persen tahun ke tahun di antara delapan kota-kota besar di negara tersebut. Rata-rata kenaikan itu menurun dari puncak 11.1 persen pada bulan Oktober 2015 dan menjadi yang terlamban sejak bulan September 2013.

Tahun lalu, the Australian Regulatory Prudential Authority (APRA) memberlakukan persyaratan modal yang lebih ketat bagi bank-bank sebagai upaya untuk menahan sistem finansial dari kemungkinan kelesuan pasar perumahan. Di waktu yang sama, Bank Sentral Australia (RBA) juga telah memotong suku bunga untuk keduakalinya sejak inflasi Australia dilaporkan menurun, sehingga suku bunga Australia sekarang telah mencapai 1.5 persen. edukasi forex

EUR/USD Terbenam Masuk Sesi Eropa, Pandangan JP Morgan Tentang ECB

Euro diperdagangkan dengan kenaikan sedang namun kembali jeblok di pembukaan sesi perdagangan Eropa Senin (29/Agustus) sore ini terhadap Dolar AS. Meski tak ada jadwal rilis data ekonomi dari Eropa, EUR/USD masih dipengaruhi gerak Greenback yang mencerna komentar hawkish dari Ketua The Fed, Janet Yellen, di Jackson Hole akhir pekan lalu.

euro

EUR/USD diperdagangkan dalam range lebih dari 170 pip pada hari Jumat kemarin sehubungan dengan volatilitas pasar yang cukup signifikan, menyusul pernyataan Janet Yellen yang menilai bahwa ekonomi AS saat ini cukup kuat terutama pasar tenaga kerja. Komentar tersebut menaikkan kemungkinan akan Fed Hike (kenaikan suku bunga The Fed) tahun ini. EUR/USD diperdagangkan naik 0.12 persen pagi tadi di angka 1.1206, namun memantul turun ke level rendah dua minggu di angka 1.1175 saat berita ini ditulis.

Yellen memang enggan menyinggung kapan tepatnya waktu pelaksanaan kenaikan suku bunga, namun wakilnya, Stanley Fischer, memberikan indikasi yang lebih spesifik dengan menyebut bahwa laporan Non Farm Payroll AS untuk bulan Agustus akan menjadi salah satu faktor pertimbangan kenaikan suku bunga The Fed yang paling penting. edukasi forex

Bursa Eropa Dibuka Turun

Financeroll – Bursa saham Eropa dibuka melemah tipis pada perdagangan hari ini, sedikit berubah karena investor menimbang komentar optimis tentang ekonomi AS terhadap kemungkinan kenaikan tarif sesegera bulan depan. Indeks Stoxx Europe 600 melemah 0,55% atau 1,90 poin ke posisi 341,82 setelah dibuka melemah 0,14% atau 0,48 poin di posisi 343,24. belajar bermain forex

Sektor tambang menjadi pendorong pelemahan pada awal perdagangan, dengan saham ArcelorMittal yang anjlok karena harga komoditas melemah, sementara menrosotnya harga minyak mentah menyeret sektor energy. Seperti yang dilansir Bloomberg, indeks Stoxx ditutup menguat pada hari Jumat setelah komentar Gubernur Federal Reserve Janet Yellen memacu optimisme tentang pemulihan ekonomi AS, sementara dia menegaskan bahwa bank sentral akan mengambil pendekatan bertahap untuk menaikkan suku bunga acuan

Selain itu, Wakil Gubernur The Fed Stanley Fischer juga mengatakan pada pertemuan tersebut bahwa pengetatan moneter mungkin dilakukan pada pertemuan berikutnya, sehingga bura AS ditutup melemah pekan lalu. Probabilitas kenaikan suku bunga acuan pada September melonjak menjadi 42%, sedangkan kemungkinan kenaikan suku bunga pada Desember saat ini menjadi 65%. Di antara saham yang bergerak, saham Alstom SA menguat 2,3% setelah memenangkan kontrak untuk merancang dan membangun kereta api berkecepatan tinggi baru untuk Amtrak. cara bermain forex bagi pemula

Minyak Masih Tertekan

Financeroll – Pergerakan harga minyak mentah dunia terpantau anjlok lebih dari 1% pada perdagangan sore ini, Senin, sejalan dengan kenaikan produksi di Irak serta pernyataan Iran untuk bekerja sama dengan kondisi tertentu.

Berdasarkan data Bloomberg, harga minyak WTI kontrak Oktober merosot 1,26% atau 0,60 poin ke $47,04 per barel, setelah melemah 0,88% atau 0,42 poin di posisi $47,22 pada perdagangan pagi. Pada saat yang sama, patokan Eropa minyak Brent untuk kontrak Oktober juga melorot 1,24% atau 0,76 poin ke level US$49,54, setelah dibuka melemah 0,76% atau 0,38 poin di level 49,54. 49.30

Menurut pejabat perusahaan minyak Irak South Oil Company, seperti dilansir Reuters hari ini, turunnya harga merupakan akibat naiknya produksi dari Timur Tengah dimana ekspor minyak dari pelabuhan di selatan Irak telah mencapai 3.205 juta barel perhari (bph) pada Agustus. Sedangkan ekspor pada Juli mencapai 3.202 juta bph. Di sisi lain, Iran menyatakan kesediaannya untuk turut serta dalam diskusi para negara penghasil minyak pada September hanya jika para pengekspor mengetahui hak Teheran untuk mendapatkan kembali pangsa pasar yang hilang selama penerapan sanksi internasional yang baru dicabut pada Januari. belajar forex pemula

Menurut para analis, perselisihan pendapat di dalam Organization of the Petroleum Exporting Countries (OPEC), dan terutama anggota utamanya Arab Saudi dan Iran, dapat berarti sedikitnya ekspektasi akan dampak signifikan produksi global dari diskusi nanti. “Pasar akan semakin mungkin mengabaikan hasil agenda tersebut, bahkan jika kesepakatan pembekuan tercapai, adanya isu dalam hal kepatuhan,” papar Barclays dalam risetnya. cara trading forex

Sementara untuk perdagangan Jumat, WTI kontrak Oktober ditutup menguat 0,65% ke level US$47,64 per barel di New York Mercantile Exchange. Adapun minyak Brent patokan Oktober berakhir naik 0,50% ke level US$49,92 per barel di ICE Futures Europe Exchange.

Harga Emas Tertekan Di Level Rendah 5 Bulan

Financeroll – Berita commodity global di hari Senin(29/8), harga emas dan perak terpantau mengalami penurunan ke level rendah 5 bulan, ketika minimnya laporan fundamental ekonomi dalam mengawali pekan ini. Di sisi lain, meningkatnya harapan bahwa The Fed akan mempercepat kenaikan suku bunga di AS telah memberikan ruang gerak bagi greenback menguat. belajar forex cara mudah

Berlangsungnya perdagangan di sesi Eropa, emas berjangka kontrak Desember terpantau turun 0.28% di level $1.322.25 per troy ounce didivisi Comex, AS. Pergerakan harga emas sejak pagi ini telah bergerak menyentuh level low di $1.318.10 dan level high di $1.324.45. Sedangkan untuk pergerakan perak berjangka kontrak September terpantau turun 0.65% di level $18.530 per troy ounce.

Harga emas tengah diperdagangkan pada zona negatif setelah membukukan penurunan mingguan pada pekan lalu. Hal ini terjadi akibat menguatnya permintaan greenback akibat meningkatnya harapan kenaikan suku bunga AS akan terjadi pada bulan September, meski saat ini laju kenaikan suku bunga tetap sangat bergantung terhadap data ekonomi. teknik belajar forex

Sementara nanti malam, laporan belanja dan pendapatan pribadi warga AS akan muncul dihadapan pasar dimana data tersebut diperkirakan mampu memberikan gejolak pergerakan harga pasar forex maupun commodity global. Survei ekonom memperkirakan bahwa pertumbuhan belanja pribadi akan mengalami kenaikan 0.3% di bulan Juli dan untuk pendapatan pribadi mengalami kenaikan 0.4% di bulan Juli.